4P Marketing Mix: Pengertian, Konsep, dan Contoh Case Study

Memperkenalkan model pemasaran 4P; semua yang perlu diketahui sehingga pemula pun dapat memahami dan menggunakannya. Pelajari cara menonjolkan bisnis
Fauzan Suryo Wibowo

Marketing mix adalah konsep yang merujuk pada empat elemen utama yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa kepada target market. Empat elemen tersebut disebut sebagai "4P" yaitu product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi).

4p marketing mix

Elemen 4P Marketing Mix

Pahami Produk Anda

Produk (Product) merupakan salah satu elemen utama dari marketing mix. Ini termasuk segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pelanggan, seperti barang atau jasa. Dalam menentukan produk yang akan ditawarkan, perusahaan harus mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi target market, serta membandingkan dengan produk pesaing.
Sebagian besar dari Anda mungkin sudah memikirkan produk atau layanan — atau setidaknya ide untuk itu. Bagaimanapun, itu adalah langkah pertama dalam bauran pemasaran. Namun sebelum Anda melanjutkan ke langkah berikutnya, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa ulang apakah Anda berada di jalur yang benar. Paling tidak, Anda harus bisa menjawab pertanyaan mendasar ini:
Siapa target pasarnya?
Seberapa besar pasarnya?
Fitur apa yang diminta dan dihargai pasar?
Bagaimana produk Anda berbeda dari para pesaing?
Mempelajari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan pekerjaan riset pasar, yang dapat Anda pelajari lebih lanjut di sini. Jika Anda tidak punya waktu untuk itu sekarang (itu bisa jadi sangat memakan waktu), tuliskan tebakan terbaik Anda sehingga Anda memiliki sesuatu untuk dikerjakan. Anda selalu dapat menyempurnakannya nantinya. Ada beberapa insight dari Ahrefs yang dapat membantu Anda:

product 4p marketing mix

4p marketing mix: fundamental product

Tentukan Harga Produk Anda
price 4p marketing mix

Harga (Price) merupakan elemen lain yang penting dalam marketing mix. Ini mencakup biaya yang harus dibayar pelanggan untuk membeli produk atau jasa. Perusahaan harus mempertimbangkan banyak faktor dalam menentukan harga, seperti biaya produksi, margin keuntungan yang diinginkan, dan harga pesaing. Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk ditanyakan pada diri sendiri saat menentukan harga:

Biaya apa yang perlu Anda pertimbangkan? (biaya pasokan, staf, distribusi, dll.)
Apakah itu cukup untuk membuat Anda untung?
Akankah target audiens Anda mampu membeli produk Anda?
Bagaimana persepsi harga terkait dengan manfaatnya dan pesaing Anda?

Masalah utama yang perlu Anda selesaikan di sini adalah bagaimana menghubungkan biaya bisnis Anda dengan apa yang pelanggan anggap sebagai nilai value dari produk Anda. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan hanya bertanya. Anda dapat mensurvei atau mewawancarai audiens target Anda. Misalnya, Anda dapat menggunakan model Van Westendorp untuk menentukan titik harga optimal. Model ini didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan ini:

Mulai di harga yang sangat rendah berapa sehingga Anda mulai mempertanyakan kualitas produk Anda?
Kira-kira di harga berapa produk Anda mulai ditawar?
Pada harga berapa produk ini mulai terlihat mahal?
Apakah harga produk ini terlalu mahal?

Atau Anda bisa mendengarkan apa yang orang katakan di media sosial tentang produk serupa. Tapi hati-hati dengan itu. Sulit untuk menemukan orang yang secara terbuka mengungkapkan kepuasan mereka dengan harga sesuatu kecuali mereka mendapatkan penawaran. Anda lebih cenderung melihat orang mengeluh.

Pilih Sebuah Tempat untuk Menjual Produk Anda
place 4p marketing mix

Tempat (Place) atau distribusi merupakan elemen lain dari marketing mix yang mencakup bagaimana produk atau jasa dapat diakses oleh pelanggan. Ini termasuk saluran distribusi yang digunakan, seperti toko fisik atau e-commerce, serta lokasi yang tepat untuk menjual produk. Ada pertanyaan kunci yang perlu dipahami di bagian ini:

Apa kebiasaan belanja pelanggan potensial Anda?
Di mana pesaing Anda menjual produknya?
Di mana pelanggan bisa mendapatkan pengalaman pembelian terbaik dan dukungan purna jual?
Apakah Anda memerlukan perwakilan penjualan atau akankah itu swalayan?
Berapa banyak pendapatan yang harus Anda korbankan untuk menawarkan produk melalui saluran distribusi tertentu?

Namun agar memiliki gambaran tentang apa yang Anda diharapkan, berikut adalah tabel dari Ahrefs yang meringkas model distribusi yang dapat mempermudah Anda untuk memahaminya:

4p marketing mix: summary distribution product model

Buat Sebuah Strategi Promosi
promotion 4p marketing mix

Promosi (Promotion) mengacu pada taktik yang perlu Anda gunakan untuk menjangkau pasar sasaran dengan pesan Anda. Contohnya seperti: iklan, posting blog, media sosial, public relation, dll. Strategi promosi Anda perlu menjawab:

Siapa yang Anda coba jangkau?
Bagaimana pesaing Anda menjangkau pelanggan mereka?
Apa perjalanan pembelian tipikal dari prospek Anda?
Anggaran dan staf apa yang Anda butuhkan?
Jenis taktik apa yang dapat Anda gunakan untuk mengisi corong pemasaran?

Contoh Study Case:

Mie Gacoan sebuah restoran yang menjual mi pedas dengan nama menu yang sangat unik. Beberapa contoh menunya ada mie angel, mie setan, mie iblis, es genderuwo, es tuyul, es pocong, dan lain-lain. Mie gacoan baru berdiri pada tahun 2016, namun sudah mempunyai 54 lebih outlet yang laris manis.

case study 4p marketing mix mie gacoan

  • Product

  1. Produk utama mie dan side dish dengan ciri khas rasa pedas, rasa lumayan, meskipun bukan yang terbaik. 
  2. Variasi produk tidak terlalu beragam, yaitu 3 produk mie utama (mie angel, mie iblis, mie setan) dengan side dish (pangsit, siomay, udang, ceker). Tapi, dengan menu level rasa kepedasan sehingga kita bisa memilih tingkat kepedasan yang kita inginkan. 
  3. Penyajian produk yang cepat, hal ini terjadi karena flow operasional dapur yang sistematis. Mie gacoan juga mempunyai SOP yang bisa direplikasi di semua cabangnya.

  • Price

  1. Harganya mulai dari Rp9.500 jika makan di tempat, cukup terjangkau.

  • Place

  1. Mie gacoan memiliki lebih dari 54 outlet, yang tersebar sebagian besar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. 
  2. Posisi outlet yang mudah ditemukan, memudahkan target konsumen yang ingin membeli atau sekedar kirim-kirim. 
  3. Umumnya dekat dengan tempat pelajar atau mahasiswa. 
  4. Tersedia di gofood, grabfood, dan shopeefood jika ingin memesan secara online.

  • Promotion

  1. Antrian yang panjang terutama saat launching, ada spekulasi yang mengatakan bahwa sengaja dibikin satu baris, sehingga terlihat panjang. Semakin panjang antrian, umumnya orang-orang akan penasaran dan muncul sifat FOMO (Fear of Missing Out, rasa takut merasa “tertinggal” karena tidak mengikuti aktivitas tertentu) sehingga ingin mencoba membeli. 
  2. Memiliki branding sebagai Mie Pedas No. 1 di Indonesia dan disematkan di Instagram, mengingat banyaknya pecinta makanan pedas di Indonesia.

Summary

Dengan mempertimbangkan keempat elemen ini, perusahaan dapat mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau target market dan mencapai tujuan pemasaran. Namun, perlu diingat bahwa marketing mix tidak statis dan harus diadaptasi sesuai dengan perubahan pasar dan kebutuhan pelanggan. 4P Marketing Mix sedikit mirip dengan analisis SWOT. Keduanya sangat elegan dalam kesederhanaannya, menyentuh dasar-dasar bisnis, dan dapat digunakan untuk berbagai tujuan.

Good marketing makes the company look smart. 

Great marketing makes the customer feel smart.

    - Joe Chernov

Komentar